Selamat Datang Di Website KUA Kecamatan Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan

Profil KUA Kec. Kebayoran Baru

Pada tahun 1952 sampai dengan 1964 KUA Kec. Kebayoran Baru bertempat di Kantor Kelurahan Gunung (Jl. Hang Lekir I No. 5 Kel. Gunung). Di tahun 1964 sampai tahun 1967 KUA Kec, Kebayoran Baru pindah ke Kantor Kawedanaan Kebayoran Baru (Jl. Barito Kebayoran Baru) Sementara di tahun 1967 sampai dengan 1972 pindah kantor ke Blok O, yang menempati salah satu ruangan Masjid Syarif Hidayatullah” (Jl. Iskandar Syah Kelurahan Senayan).

Alur Pelayanan Nikah Di KUA Kec. Kebayoran Baru

Berikut ini alur pelayanan nikah bagi anda yang akan melangsungkan akad nikah di KUA (Balai Nikah) atau di luar KUA (di Luar Balai Nikah) : 1. Siapkan Foto Copy KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk calon Penganten (caten) masing-masing 4 (satu) l embar. 2. Membuat Surat pernyataan belum pernah menikah (masih gadis/jejaka) di atas segel/materai bernilai Rp.6000,-

Bimas Islam Sosialisasikan Pentingnya Pencatatan Nikah pada WNI di Taiwan

Bimas Islam terus melakukan berbagai upaya untuk mensosialisasikan kebijakan strategis dalam pencatatan pernikahan. Pada tanggal 16-18/10, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, yang diwakili Kasubdit Kepenghuluan, Anwar Saadi

Pengukuhan Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu) Kota Jakarta Selatan

Pada Hari Kamis Tanggal 28 Januari 2016 telah dilaksanakan Pengukuhan Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu) Kota Jakarta Selatan masa bakti Tahun 2016 -2019 oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan H. Karsa Sukarsa bertempat di Wisma Tugu Puncak Bogor Jawa Barat.

Menag : 5 Nilai Budaya Kerja Selaras Dengan Ruh Revolusi Mental

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) menandaskan bahwa 5 nilai budaya kerja Kemenag ; Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab, Keteladanan, sangat cocok dengan 3 point revolusi mental; Integritas, Etos kerja, dan Gotong royong. Hal ini disampaikan Menag LHS saat memberikan arahan sekaligus membuka Raker Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, di Karawang

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600.000,-, disetorkan langsung ke Bank Menggunakan Kode Billing PNBP NR, Zona Integritas KUA, tolak Gratifikasi, Korupsi dan Pungli, Laporkan jika terbukti!

Senin, 21 November 2016

KUA Kecamatan Kebayoran Baru Optimalkan Layanan Dan Data Berbasis Teknologi

KUA Kebayoran Baru Optimalkan Layanan dan data Berbasis Teknologi. Kali ini, redaksi bulletin bimasislam menghadirkan profil Kantor Urusan Agama (KUA) dari Ibu Kota. Adalah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Letaknya yang strategis, dekat dengan perkantoran, kantor dinas, dan beberapa sekolah favorit menjadikan kantor ini tampak istimewa. Pepohonan rindang berada di sudut pintu keluar dan pintu masuk, suasana ini menjadikan KAU Kecamatan Kebayoran Baru terlihat teduh dan asri. Meski bangunannya sederhana, namun kondisi kantor yang bersih dan karyawan yang ramah membuat masyarakat yang mengurus keperluan layanan nikah rujuk, wakaf, dll dijamin betah berlama-lama. Lalu, apa program andalannya? Berikut profil singkatnya.

Sejarah KUA Kebayoran Baru dalam Angka

Pada tahun 1952 sampai dengan 1964 KUA Kecamatan Kebayoran Baru bertempat di Kantor Kelurahan Gunung (Jl. Hang Lekir I No. 5 Kel. Gunung). Di tahun 1964 sampai tahun 1967 KUA Kecamatan Kebayoran Baru pindah ke Kantor Kawedanaan Kebayoran Baru (Jl. Barito. Kebayoran Baru). Sementara di tahun 1967 sampai dengan 1972 pindah kantor ke Blok O, yang menempati salah satu ruangan Masjid Syarif Hidayatullah (Jl. Iskandar Syah Kelurahan Senayan).

Selanjutnya di tahun 1972, KUA Kecamatan Kebayoran Baru pindah menempati gendung baru yang berlantai 1 (satu) yang disediakan oleh PEMDA DKI Jakarta (Jl. Singgalang No. 20 Kelurahan Gunung). Pada tahun 1986 gedung tersebut dibangun menjadi 2 (dua) lantai oleh PEMDA DKI jakarta dengan luas tanah kurang lebih 450 m2. Selama pembangunan karyawan/ti menempati kantor milik Pendidikan Agama Islam (Jl. Praja Kebayoran Lama). Setelah selesai dibangun tahun 1987 dan diresmikan oleh Walikota Jakarta Selatan, Bpk. H. Muhtar Zakaria, karyawan/ti kembali menempati gedung KUA yang berada di Jl. Singgalang No.20 yang sekarang bernama Jl. Kerinci Raya No.20 Blok E Kelurahan Gunung, dan masih ditempati hingga sekarang.

Optimalkan SIMKAH dan SIMPONI 

Kurang lebih dari 63 tahun silam, KUA Kebayoran Baru secara continue melayani berbagai urusan umat Islam. Selain wakaf, bimbingan haji, penyuluhan agama Islam, pusat data dan informasi keagamaan, dan yang paling sering bersinggungan dengan umat adalah masalah pencatatan peristiwa nikah. Merujuk data resmi yang dimiliki KUA Kebayoran Baru, sejak tahun 1952 telah ada peristiwa nikah di kantor KUA yang terletak di Jakarta bagian selatan ini. Kala itu belum ada entri data berbasis teknologi, alias manual. Kini, kondisi telah berubah, era baru telah masuk ke segala lini kehidupan, termasuk terhadap layanan pernikahan. 

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah meluncurkan aplikasi penyajian data yang cepat dan akurat, serta mempermudah pelayanan, pengendalian dan pengawasan. Asplikasi dimaksud adalah SIMKAH atau Sistem Informasi Manajemen Nikah. Melalaui SIMKAH, KUA Kecamatan Kebayoran Baru memberikan pelayanan bagi publik untuk mendapatkan inforamsi yang lengkap, cepat dan akurat. Dalam urusan pengelolaan data, KUA Kecamatan Kebayoran Baru memberikan prioritas yang cukup besar. Buktinya, untuk memastikan keamanan dan kelancaran SIMKAH, KUA Kecamatan Kebayoran Baru telah memiliki server khusus untuk menunjang layanan tersebut.

Kepada bimasislam, Kepala KUA Kecamatan Kebayoran Baru, H. TB. Zamroni, S. Ag mengungkapkan seluruh data pengantin tersimpan di komputer, sehingga jika suatu saat ada masyarakat yang membutuhkan infomasi cukup membuka data yang tersimpan rapi di Komputer, mudah sekali. Bahkan, untuk mengoperasikan SIMKAH telah disiapkan petugas khusus yang dapat memaksimalkan menyajikan data tentang statistik peristiwa nikah secara real time baik data yang ada di komputer kantor maupun data-data online yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. SIMKAH memiliki banyak manfaat dan kelebihan, di antaranya aplikasi ini dapat memverifikasi data calon pengantin, terutama bagi daerah yang sudah bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Alhamdulillah KUA Kecamatan Kebayoran Baru termasuk salah satu KUA di Prov. DKI Jakarta yang sudah bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Prov. DKI Jakarta untuk sinkronisasi dan validasi data-data pernikahan sehingga data-data calon penganten, wali nikah, saksi-saksi dan data orang tua bisa bisa lebih akurat dan valid.

Yang kedua adalah SIMPONI atau Sistem Informasi PNBP Online, merupakan sistem penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) online dengan menggunakan kode billing. Zamroni mengatakan, sejak diberlakukannya SIMPONI, 3 November 2015, KUA Kecamatan Kebayoran Baru saat itu pula telah mengunakan SIMPONI dalam Penerimaan PNBP NR. Melalui SIMPONI, KUA Kebayoran Baru secara tegas menunjukkan bahwa dirinya serius dalam menjaga citra KUA sebagai institusi yang bersih dan melayani.

Optimalisasi data berbasis teknologi di KUA Kecamatan Kebayoran Baru tidak luput dari kelemahan yang bisa berdampak tidak maksimalnya entri data. Kedua aplikasi yakni SIMKAH dan SIMPONI sangat tergantung pada jaringan internet, hal inilah yang masih menjadi keluhan utama. Meski termasuk berada di wilayah strategis, namun seringkali signal internet lemah.

Layanan Prima seputar Nikah di Kantor KUA

Menikah di Kantor KUA Kecamatan Kebayoran Baru makin mudah, jika syarat sudah lengkap tinggal mendaftarkan diri ke kantor KUA, mengajukan hari dan tanggal pernikahan. Peraturan Pemerintah (PP) 19/2015, jika dilaksanakan di kantor pada hari dan jam kerja, masyarakat dikenakan biaya nol rupiah. Layanan ramah, mudah, simpel serta dijamin prosesi penuh khidmat. Ruang pernikahan pun tidak kalah nyaman dengan gedung-gedung yang biasa disewakan untuk hajatan, dan semua itu gratis. Inilah layanan kemudahan yang diberikan KUA Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Bahkan, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pernah memberi apresasi kepada jajaran KUA kecamatan Kebayoran Baru yang dinilainya memiliki kualitas layanan yang baik.

Nikah di KantorKUA Kecamatan Kebayoran Baru, jika persyaratan lengkap, maka dalam waktu +/- 30 menit pernikahan dapat dilaksanakan. Nikah di luar kantor, jika persyaratan lengkap, maka dalam waktu +/- 60 menit pernikahan dapat dilaksanakan. Sedangkan rekomendasi nikah, jika pernikahan di luar wilayah kecamatan tempat tinggal calon pengantin wanita dibutuhkan waktu +/- 15 menit untuk mendapatkan rekomendasi nikah.Simpel kan! Sumber

Kamis, 10 November 2016

Profil Kepala KUA Kec. Kebayoran Baru

Nama : TB. Zamroni, S.Ag
NIP
Tempat/Tgl. Lahir
: 19700501 199703 1 002
: Pandeglang, 01 Mei 1970
Warganegara : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan
Status
Istri
Anak

: Pegawai Negeri Sipil
: Menikah
: Ratu Amalia
: 1. TB. A. Hanif Affan
: 2. TB.M. Hasyim Almuhtadi
: 3. TB.M. Rayyan Mandura Raja

Jumat, 03 Juli 2015

Reformasi Birokrasi KUA Kec. Kebayoran Baru

Program Percepatan Melalui Penyelenggaraan Layanan Unggulan
Di Lingkungan KUA Kec. Kebayoran Baru

Maksud dan Tujuan
- Pelaksanaan program percepatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat yang memerlukannya dengan cara lebih baik, cepat, mudah, baru, dan murah (better, faster, easier, newer, and cheaper).
Hasil yang ingin Dicapai
Hasil yang ingin dicapai dari program percepatan melalui penyelenggaraan layanan?unggulan ini adalah:
  • Meningkatnya transparansi dengan memotong jalur birokrasi yang tidak perlu, melalui ketersediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baku, jelas, dan didokumentasikan, yang pada akhirnya dapat memberikan jaminan kepastian kepada masyarakat dalam?memperoleh pelayanan;
  • Meningkatnya kualitas pelayanan yang lebih sederhana, singkat dan efisien;
  • Meningkatnya perlindungan bagi masyarakat pengguna pelayanan, dengan menyediakan informasi yang jelas tentang prosedur dan alur pelayanan, jangka waktu, persyaratan, dan biaya yang diperlukan;
  • Meningkatnya profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan; dan
  • Menurunnya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dalam pelaksanaan pemberian pelayanan.
Biaya Pencatatan Nikah :
  • BIAYA PENCATATAN NIKAH/RUJUK RP.0,- DILAKSANAKAN PADA HARI / JAM KERJA DI BALAI NIKAH / KUA KECAMATAN, MASYARAKAT TIDAK BOLEH MEMBERIKAN LEBIH DARI KETENTUAN TERSEBUT. (PP NO. 19 TAHUN 2015)
  • KEPADA MASYARAKAT DIHIMBAU AGAR MELAKSANAKAN PENCATATAN NIKAH/RUJUK PADA HARI/JAM KERJA DI BALAI NIKAH / KUA KECAMATAN.
  • KEPADA MASYARAKAT DIHIMBAU AGAR MENDAFTARKAN PERNIKAHANNYA SECARA LANGSUNG KE KUA KECAMATAN, TIDAK MELALUI PERANTARA/PIHAK LAIN.
LANDASAN HUKUM :
  1. PP NO. 19 TAHUN 2015.
  2. KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 118 TAHUN 2010 TENTANG PROGRAM PERCEPATAN MELALUI PENYELENGGARAAN LAYANAN UNGGULAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA
  3. SURAT EDARAN INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN AGAMA R.I NOMOR : Ij/1261/2012

Rabu, 17 Juni 2015

Hukum Waris


HUKUM MAWARIS
Hukum  kewarisan  adalah  hukum  yang mengatur pemindahan hak kepemilikan  harta  peninggalan (tirkah) pewaris, menentukan siapa-siapa yang berhak menjadi ahli waris, dan berapa bagiannya masing-masing

KEWARISAN ISLAM 
  1. Hukum waris menduduki tempat amat penting dalam Hukum Islam. 
  2. Ayat Alqur’an mengatur hukum waris dengan jelas dan terperinci (Seperti QS. An-Nisa’: 7, 11, 12, &176).
  3. Hukum waris langsung menyangkut harta benda yang apabila tidak diberikan ketentuan pasti, amat mudah menimbulkan sengketa diantara ahli waris.
  4. Setiap terjadi peristiwa kematian seseorang, segera timbul pertanyaan bagaimana harta peninggalannya harus diperlakukan dan kepada siapa saja harta itu dipindahkan serta bagaimana caranya.

BAGIAN - BAGIAN AHLI WARIS

Dzawil furudz; Ahli waris yang menerima bagian tertentu yang ditetapkan dalam Alquran dan hadis, seperti bagian 1/2, 1/3, 1/4, 1/6, 1/8, & 2/3.
Ahli waris Asabah; ahli waris yang tidak mempunyai bagian tertentu pada penentuan hak waris

AHLI WARIS LAKI-LAKI
1. ANAK LAKI-LAKI
2. CUCU LAKI-LAKI DARI ANAK LAKI-LAKI
3. AYAH
4. AYAHNYA AYAH (KAKEK)
5. SAUDARA LAKI-LAKI SEIBU-SEBAPAK
6. SAUDARA LAKI-LAKI SEBAPAK
7. SAUDARA LAKI-LAKI SEIBU
8. ANAK LAKI2 SDR LAKI2 SEIBU-SEBAPAK
9. ANAK LAKI2 SDR LAKI2 SEBAPAK
10.PAMAN SEIBU-SEBAPAK DENGAN AYAH
11.PAMAN SEBAPAK DENGAN AYAH
12.KEPONAKAN (ANAK PAMAN) DARI SDR LAKI2 SEIBU-SEBAPAK DENGAN AYAH
13.KEPONAKAN (ANAK PAMAN) DARI SDR LAKI2 SEBAPAK DENGAN AYAH
14.SUAMI
15.LAKI-LAKI YANG MEMERDEKAKANNYA 

AHLI WARIS PEREMPUAN
1. ANAK PEREMPUAN
2. CUCU PEREMPUAN DARI ANAK LAKI-LAKI
3. IBU
4. IBUNYA AYAH (NENEK DARI AYAH)
5. IBUNYA IBU (NENEK DARI IBU)
6. SAUDARI SEIBU-SEBAPAK
7. SAUDARI SEBAPAK
8. SAUDARI SEIBU
9. ISTERI
10.PEREMPUAN YANG MEMERDEKAKANNYA

Macam-Macam Ahli Waris

AHLI WARIS YANG MENDAPAT KETENTUAN BAHAGIAN YANG TELAH DITETAPKAN BERDASARKAN AL-QUR’AN DAN HADITS. LAKI-LAKI ADALAH 2 BAGIAN DARI PEREMPUAN.

YANG MENDAPAT 1/2
  1. SEORANG ANAK PEREMPUAN TUNGGAL
  2.  CUCU PEREMPUAN TUNGGAL
  3. SAUDARA PEREMPUAN TUNGGAL YANG SEKANDUNG TANPA ADA ANAK
  4. SAUDARA PEREMPUAN TUNGGAL SEBAPAK TANPA ANAK
  5. SUAMI TANPA ANAK ATAU CUCU

 YANG MENDAPAT 1/3

  1. IBU, JIKA MAYAT TIDAK MEMPUNYAI ANAK ATAU CUCU
  2.  DUA ORANG SAUDARI PEREMPUAN ATAU LEBIH YANG SEIBU TANPA AYAH DAN ANAK
  3. DUA ORANG SAUDARA LAKI-LAKI SEIBU TANPA AYAH, KAKEK

YANG MENDAPAT 1/4
  1. SUAMI, JIKA  ADA AL-FAR’U AL-WARITS MUTHLAQ (LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN)
  2.  ISTERI, JIKA TIDAK ADA AL-FAR’U AL-WARITS MUTHLAQ (LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN)

 YANG MENDAPAT 1/6
  1.  BAPAK, JIKA MAYAT ADA ANAK ATAU CUCU LAKI-LAKI
  2.  KAKEK DARI AYAH, JIKA MAYAT ADA ANAK ATAU CUCU TETAPI TIDAK ADA BAPAKIBU, JIKA MAYAT ADA ANAK ATAU CUCU
  3.   NENEK DARI IBU, JIKA MAYAT TIDAK ADA IBU
  4.   NENEK DARI AYAH, JIKA TIDAK ADA AYAH DAN IBU
  5.   CUCU PEREMPUAN DARI ANAK LAKI-LAKI, JIKA TIDAK ADA ANAK DAN CUCU LAKI-LAKI
  6.   SAUDARI SEAYAH, JIKA TIDAK TERMAHJUB DAN TIDAK MENJADI ASHABAH
  7.   SAUDARI SEIBU, JIKA SENDIRIAN DAN TIDAK TERMAHJUB

 YANG MENDAPAT 1/8
 
ISTRI, JIKA SUAMI MEMPUNYAI ANAK ATAU CUCU

 YANG MENDAPAT 2/3

  1. DUA ORANG ANAK PEREMPUAN ATAU LEBIH, JIKA TIDAK ADA ANAK LAKI-LAKI
  2.  DUA ORANG CUCU PEREMPUAN ATAU LEBIH DARI ANAK LAKI-LAKI,JIKA TIDAK TERMAHJUB DAN TIDAK MENJADI ASHABAH
  3. DUA ORANG ATAU LEBIH SAUDARI PEREMPUAN SEKANDUNG, BILA TIDAK TERMAHJUB
  4. DUA ORANG ATAU LEBIH SAUDARI PEREMPUAN SEAYAH, BILA TIDAK TERMAHJUB

  

Senin, 15 Juni 2015

Sambutan Kepala KUA Kec. Kebayoran Baru



Assalamu’alaikum Wr.Wb

Selamat datang di situs KUA Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Alhamdulillah, Kami panjatkan syukur kepada Allah SWT, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kebayoran Baru sejak tahun 2011 dapat hadir di tengah-tengah masyarakat melalui website, dengan situs http://kuakebayoranbaru.blogspot.com. Program yang kami sajikan ini sebagai pelaksanaan keputusan UU RI Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi, sekaligus sebagai bagian dari upaya kami untuk memberi pelayanan kepada masyarakat  di wilayah yuridiksi KUA Kecamatan Kebayoran Baru Kota Administrasi Jakarta Selatan maupun masyarakat umum lainnya.

Website ini siap memberikan informasi kepada publik mengenai : Profile KUA yaitu : profile Institusi, Profile pejabat maupun pegawai, hal ini dimaksudkan untuk memberi informasi umum tentang Tugas dan dan Fungsi KUA, system pengelolaan maupun SDM. Semoga kehadiran Kami melalui website ini menjadi bermanfaat untuk kita semua. Amin

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

                     Kepala

TB. ZAMRONI, S.AG
                                        NIP.197005011997031002